Category: Liga Italia

Milan vs Torino

Comeback, Milan Sukses Singkirkan Torino

Liga Italia

AC Milan mampu bangkit di babak kedua setelah tertinggal 0-1 di paruh pertama oleh Torino dalam babak 16 besar Coppa Italiana. Aksi gemilang dari Giacomo Bonaventura sukses mengalahkan klub asal Turin itu dengan skor akhir 2-1. Sekaligus mengantarkan Rossoneri ke fase perempat final.

Milan vs Torino
Milan sukses menyingkirkan Torino di babak 16 besar Coppa Italiana

Di babak selanjutnya, Milan dipastikan akan bersua dengan Juventus. Pasalnya, sehari sebelumnya Bianconeri mampu mengalahkan perlawanan Atalanta dengan skor 3-1. Ini menjadi partai ulangan saat keduanya bertemu dalam partai final Coppa Italiana, yang kala itu kubu Merah Hitam mampu keluar sebagai juara melalui babak penalti.

Laporan Laga Milan vs Torino

Dalam laga ini, Gustavo Gomez kembali mendapatkan menit bermain setelah pada laga melawan Cagliari dalam ajang Serie A yang berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggalan Rossoneri. Sementara dari kubu sang tamu, Juan Manuel Iturbe yang baru saja ditransfer dari AS Roma, langsung mendapatkan tempat di starting eleven tim.

Laga Milan vs Torino berjalan ketat

Milan yang bermain di depan para supportenya sendiri, justru di menit-menit awal tertekan oleh Torino. Marco Benassi hampir saja mampu membawa timnya unggul satu gol melalui sepakan kerasnya dari luar kotak penalti. Namun sayang tendangannya masih melambung keatas. Begitu pula dengan, Iturbe yang mendapatkan umpan terobosan dari Daniele Baselli, yang tak mampu juga dimanfaatkan menjadi gol.

Serangan bertubi-tubi kubu tamu akhirnya membuahkan hasil di menit ke 27. Benassi mampu melewati sejumlah hadangan dari pemain tuan rumah sebelum memberikan umpan manis ke Andrea Belotti. Striker yang dirumorkan akan bergabung bersama Arsenal tersebut dengan tenang mampu menaklukkan Gianluigi Donnarumma untuk mencetak gol.

Penyerang berkebangsaan Italia tersebut terus memberikan ancaman ke gawang tuan rumah. Kali ini, Belotti melesakkan tendangan voli setelah menerima umpan silang dari Adem Ljajic. Tetapi tendangannya melambung tipis ke atas mistar gawang Donnarumma. Skor 0-1 berakhir hingga babak pertama usai.

Tertinggal satu gol, membuat Milan di paruh kedua meningkatkan tempo laga. Adapun pergerakan liar dari Gianluca Lapadula di area kotak penalti, berujung pelanggaran terhadap kiper asal Inggris, Joe Hart. Mantan punggawa Manchester City tersebut akhirnya mendapatkan sedikit perawatan. Namun, Hart tetap dapat bermain dengan kepalanya diperban.

Akhirnya, Rossoneri mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan Juraj Kucka pada menit ke 61 setelah memanfaatkan umpan mendatar dari Bonaventura yang sebelumnya beraksi sendirian untuk mengobrak-abrik lini pertahanan lawan.

Hanya berselang dua menit saja, giliran Bonaventura yang mampu melesakkan gol spektakuler. Pemain asal Italia itu menerima umpan lambung dari Suso. Dengan tenang, Bona melakukan tendangan voli yang tak mampu diantisipasi oleh Hart.

Kini posisi menjadi terbalik, giliran Torino yang tertinggal gol. Sehingga, membuat pasukan Sinisa Mihajlovic meningkatkan intensitas serangan. Belotti sejatinya mendapatkan dua kesempatan untuk kembali mencetak gol. Namun, kedua peluang tersebut mampu dimentahkan oleh Donnarumma.

Situasi menjadi terpuruk bagi tim tamu. Pasalnya, Antonio Barecca mendapatkan kartu kuning kedua. Kedudukan 2-1 berakhir hingga peluit panjang dibunyikan.

Montella: Kinerja Tim Memuaskan

Manajer AC Milan, Vincenzo Montella memberikan kredit kepada para pemain yang telah bekerja keras mampu mengembalikkan keunggulan 0-1 atas Torino di babak pertama dan keluar sebagai pemenang. Sekaligus menyegel tiket ke babak perempat final Coppa Italiana.

Vincenzo Montella
Vincenzo Montella puas dengan kinerja timnya

“Para pemain menunjukkan kehebatannya dan saling bekerja dengan baik satu sama lain. Ini menunjukkan bahwa kami adalah tim yang hebat. Kemenangan ini sangatlah berharga untuk kita semua. Di babak selanjutnya, kita akan menghadapai Juve yang merupakan tim besar. Namun, kami siap untuk mengalahkannya karena kami juga adalah tim besar,” ungkap Montella.

Genoa vs AS Roma

Roma Pecundangi Perlawanan Genoa

Liga Italia

AS Roma membuka tahun baru 2017 dengan meraih kemenangan. Pasukan Serigala Ibukota itu berhasil mecundangi perlawanan Genoa dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan matchday ke 19 Serie A Italia. Roma berhasil membawa pulang poin penuh, berkat gol bunuh diri dari Armando Izzo di menit ke 36.

Genoa vs AS Roma
Pertandingan antara Geno melawan Roma berjalan dengan sangat ketat

Dengan raihan penuh di markas Genoa tersebut, membuat Roma mengakhiri petualangannya di paruh musim pertama sebagai runner up. Tim asuhan Luciano Spalletti berhasil mengoleksi poin sebanyak 41 angka. Berjarak empat angka dari sang pemuncak klasemen yang sekaligus merupakan juara bertahan, Juventus. Namun, jarak tersebut akan semakin melebar, lantaran si Nyonya Tua memiliki satu laga yang belum dilaksanakan.

Sementara kekalahan yang diderita oleh pasukan ‎I Rossoblu, terpaksa menutup paruh musim dengan bertengger di urutan ke 12. Giovanni Simeone dkk hanya berhasil mengumpulkan angka sebanyak 23 poin saja. Perolehan angka tersebut cukup aman dari zona degradasi, lantaran berselisih 13 poin dari Palermo yang menduduki urutan ke 18 dalam tabel klasemen sementara Serie A.

Di pertandingan selanjutnya, Roma akan kembali menjalani laga away kala berhadapan dengan Udinese. Dijadwalkan, laga yang dihelat di Dacia Arena itu akan berlangsung pada tanggal 15 Januari 2017. Di hari yang sama, Genoa akan meladeni perlawanan Cagliari di Stadio Sant’Elia.

Jalannya Pertandingan Genoa vs AS Roma

Laga yang dihelat di Stadio Comunale Luigi Ferraris, berjalan sangat ketat sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dimulai. Genoa yang bermain di depan para pendukungnnya sendiri, langsung berinisiatif untuk melakukan serangan ke lini pertahanan Roma. Satu peluang tercipta dari tendangan melengkung Diego Laxalt. Namun, tendangan bintang Genoa tersebut mampu ditepis oleh Wojciech Szczesny.

Genoa vs AS Roma
Roma berhasil meraup poin penuh kala bertandang ke markas Genoa

Kubu tamu langsung membalas melalui tendangan voli Edin Dzeko di depan kotak penalti. Tetapi, Mattia Perin mampu melakukan penyelamatan yang gemilang. Sehingga, kedudukan 0-0 masih bertahan hingga pertandingan berjalan selama setengah jam. Tetapi, dalam aksi itu, Perin mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Eugenio Lamanna.

Roma berhasil menguasai jalannya pertandingan. Sejumlah peluang yang didapat oleh Radja Nainggolan masih melambung tinggi diatas mistar gawang. Tetapi, pasukan Spalletti mengalami masalah di lini serang, lantaran ditinggal oleh salah satu bintangnya, Mohamed Salah.

Gol yang ditunggu-tunggu dalam pertandingan tersebut akhirnya tercipta. Di menit ke 36, Izzo yang berniat untuk menyapu umpan silang dari Bruno Peres, justru membuat bola masuk ke gawang timnya sendiri. Izzo melakukan kesalahan fatal tersebut sudah yang kedua kalinya. Skor 0-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, giliran pasukan Serigala Ibukota yang memulai laga dengan melakukan serangan ke lini belakangan lawan. Hampir saja Dzeko mampu menggadakan keunggulan timnya, andai saja tendangan volinya tidak mengenai mistar samping, setelah memanfaatkan umpan silang Nainggolan.

Namun, serangan dari kedua tim tak mampu menciptakan gol. Hingga akhirnya, peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan AS Roma.

Luciano Spalletti: Kemenangan Istimewa

Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti mengungkapkan bahwa kemenangan melawan Genoa pada hari Minggu lalu terasa sangat istimewa. “Kemenangan ini sangatlah istimewa bagi kami. Kami mampu membuka tahun baru 2017 dengan meraih hasil yang maksimal dan menutup paruh musim pertama di urutan kedua,” ungkap Spalletti.

Luciano Spalletti
Luciano Spalletti merasa senang dengan kemenangan atas Genoa

Mantan manajer Zenit St. Petersburg juga menambahkan bahwa dirinya akan terus bekerja keras demi menutup musim 2016/17 dengan meraih gelar juara. “Tentu kami akan terus berusaha keras di setiap laganya. Kami ingin keluar sebagai juara di musim ini. Walau banyak rintangan yang akan kami hadapi kedepannya. Kami merasa optimis akan hal itu,” ungkap pelatih kelahiran Certaldo, Italia.

Massimiliano Allegri

Masa Depan Allegri Ditentukan di Liga Champions

Liga Italia

Posisi Massimiliano Allegri sebagai manajer Juventus sedikit terganggu. Mengingat pada pekan lalu, Nyonya Tua tak mampu keluar sebagai juara Supercoppa Italiana, setelah takluk ditangan AC Milan melalui adu penalti. Masa depan Allegri akan ditentukan oleh langkah Juventus di kancah Liga Champions musim ini.

Massimiliano Allegri
masa depan Massimiliano Allegri terancam

Tak hanya kegagalan membawa I Bianconeri meraih gelar juara Piala Super Italia saja, melainkan Allegri juga sedikit terlibat sebuah konflik terhadap dua petinggi Juventus, Fabio Paratici dan Beppe Marotta. Keributan tersebut tertangkap kamera saat setelah menerima medali runner-up Supercoppa Italiana.

Sejumlah media setempat mengabarkan, bahwa mantan pelatih Milan tersebut langsung mendapatkan panggilan khusus oleh para jajaran manajemen I Bianconeri untuk membicarakan kelanjutan masa depannya.

Kekalahan ditangan Milan dalam partai puncak Piala Super Italia membuat manajemen klub merasa kecewa. Sehingga, pihak klub langsung memberikan target kepada Allegri, yakni agar mampu membawa klub meraih gelar Scudetto dan juga Coppa Italia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Para petinggi Juventus pun juga menyatakan bahwa Allegri harus mampu membawa Juve melangkah sejauh mungkin di kancah Liga Champions. Walaupun tidak mampu juara di musim ini. Setidaknya tidak mengalami kekalahan oleh tim yang notabenenya berada dibawah level Juve.

Juventus sendiri akan menghadapi FC Porto di babak 16 besar. Leg pertama akan dilangsungkan di Estádio Do Dragão, pada tanggal 23 Februari 2017 mendatang. Sementara, leg kedua akan dihelat di Juventus Stadium pada tanggal 15 Maret 2017. Tentu, laga tersebut akan menjadi pertarungan yang sangat penting untuk Allegri. Apabila gugur, maka kemungkinan sosok pelatih berusia 48 tahun akan dipecat, walaupun nantinya dapat kembali mempersembahkan gelar Coppa Italia dan Scudetto.

Chiellini Berharap Juventus Mampu Meraih Treble

Juventus harus keluar sebagai runner up di ajang Piala Super Italia, setelah tak mampu mengalahkan AC Milan di partai puncak. Namun walaupun Juve gagal meraih gelar juara Supercoppa Italiana, Giorgio Chiellini menyakini bahwa timnya mampu langsung bangkit dan gemilang di Serie A, Coppa Italia dan tentu Liga Champions.

Chiellini
Chiellini ungkap Juventus akan segera bangkit

Bek tim Nasional Italia tersebut bercermin pada dua tahun lalu. Dimana, Juventus juga mengalami kekalahan di partai final Piala Super Italia kala berhadapan dengan Napoli. Namun, dibalik kekalahan tersebut, Si Nyonya Tua mampu mencapai final di Liga Champions, walau harus kandas di tangan Barcelona.

“Saya merasa, bahwa kekalahan saat melawan AC Milan di final Supercoppa Italiana terdapat hikmah yang baik untuk kami. Karena kami selalu belajar dari kekalahan. Saya ingat, bahwa dua tahun lalu, kami juga kalah di partai puncak. Namun, setelah itu, kami langsung bangkit dan mampu menembus hingga final Liga Champions. Kami juga mampu meraih gelar Serie A dan Coppa Italia,” ujar Chiellini.

“Tentu, untuk mencapai hal yang sama di dua musim lalu, kita harus terus bekerja keras dan terus berkembang di setiap laganya. Masa lalu adalah sebuah pelajaran yang berharga. Kami akan menikmati perjalanan masa depan layaknya dua tahun yang lalu,” tutup bek sentral berkebangsaan Italia tersebut.

Buffon: Kita Belajar Dari Kekalahan

Kapten Juventus, Gianluigi Buffon mengungkapkan, bahwa dirinya merasa kecewa akan kekalahan di partai final kala berhadapan dengan AC Milan. Namun, kekalahan tersebut justru menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk kedepannya.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa kami belajar dari kekalahan

“Kekalahan memang terasa menyakitkan dan mengecewakan. Tetapi, kami belajar dari kekalahan, demi masa depan yang cemerlang. Sehingga, kami tidak akan terlarut lebih dalam dan langsung bangkit,” ujar Buffon.