Tag: Massimiliano Allegri

Arrigo Sacchi

Sacchi Unggulkan Juventus Juara Liga Champions

Liga Champions

Arrigo Sacchi secara yakin menyatakan bahwa tahun ini adalah waktu yang sangat tepat bagi Juventus untuk mengangkat trofi Liga Champions. Bukan tanpa alasan keyakinan Sacchi itu, Ia mengutarakan bahwa Il Bianconeri merupakan salah satu dari tiga klub terbaik yang ada di dunia saat ini.

Arrigo Sacchi
Arrigo Sacchi yakin Juventus merupakan kandidat kuat juara Liga Champions musim ini

Sacchi adalah mantan manajer yang pernah membawa AC Milan menjuarai Liga Champions secara dua kali beruntun pada tahun 1989 dan 1990. Tak hanya sukses di level klub saja, melainkan dirinya juga pernah mengantarkan tim Nasional Italia mencapai partai puncak Piala Dunia edisi 1994, walau pada akhirnya harus takluk oleh Brasil lewat drama adu penalti, 3-2 setelah selama 12o menit tak ada satupun gol yang tercipta.

Pria yang telah berusia 70 tahun itu memiliki pandangan sendiri terkait dirinya mengunggulkan Juve sebagai juara di kompetisi antar klub paling bergengsi di daratan Eropa.

“Saya meyakini, bahwa tahun ini adalah milik Juventus. Mereka sudah menjadi tim yang sangat kuat belakangan ini. Jadi, sudah waktunya mereka mengangkat kembali trofi Liga Champions,” ungkap Sacchi.

Mantan direktur olahraga Real Madrid pada musim 2004 hingga 2005 ini menambahkan jika melihat sejumlah klub-klub di liga besar Eropa masing-masing, mereka merasa kesulitan. Tidak seperti si Nyonya Tua yang sejauh ini sangat perkasa bermain di Serie A, Italia.

“Jika kalian perhatikan di sejumlah liga-liga besar, banyak tim besar yang saat ini kesulitan. Seperti contoh, lihat Real Madrid yang harus berusaha payah meraih gelar juara di kancah Piala Dunia Antarklub lalu. Mereka baru bisa mengunci gelar juara di masa tambahan waktu,”

“Bahkan di liga yang saat ini dikatakan paling bergengsi, Liga Primer Inggris, perburuan gelar juara didominasi kekuatan Chelsea dan Liverpool yang memang tengah berada bersaing di puncak klasemen. Kedua tim tersebut tak bermain di Liga Champions,”

“Berbanding terbalik jika kita melihat Juventus. Dimana mereka sangat kokoh di puncak klasemen dan mendominasi Serie A. Mereka pun memiliki segalanya, mulai dari pelatih, staff, pemain dan klub yang hebat. Jadi, sudah waktunya untuk kembali berjaya di daratan Eropa dengan mengangkat trofi Liga Champions,” tutup Sacchi.

Chiellini Yakin Juventus Treble Winner

Senada dengan Sacchi, Giorgio Chiellini juga memiliki keyakinan bahwa Juventus mampu meraih treble winner di tahun 2017. Diantara ketiga piala yang diyakini berlabuh ke klub asal Turin itu adalah trofi Liga Champions.

Giorgio Chiellini
Giorgio Chiellini juga memiliki keyakinan akan timnya meraih treble winner termasuk Liga Champions

“Saya memiliki keyakinan yang serupa dengan Sacchi, bahwa tim kami adalah salah satu yang terbaik saat ini. Saya yakin, di akhir musim nanti, kami akan mampu meraih treble winner. Salah satu trofi yang akan kami angkat adalah Liga Champions,” ujar Chiellini.

Pemain yang berposisi sebagai bek sentral itu menambahkan, walaupun timnya baru saja menelan kekalahan di partai final Super Coppa Italia, tetapi dirinya percaya mampu langsung bangkit.

“Kami baru saja menelan kekalahan, tetapi kekalahan itu menjadikan kami semakin kuat. Mari kita fokus dan selalu bekerja keras demi hasil yang maksimal,” tutup pria yang kini berusia 32 tahun.

Masa Depan Allegri Tergantung Langkah Juventus Di Liga Champions

Masa depan Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus tergantung pencapaian tim di kancah UCL. Terlebih, dirinya sempat terlihat ribut oleh sejumlah petinggi klub. Sehingga, sejumlah media mengabarkan bahwa Allegri tidak akan bertahan lama.

Massimiliano Allegri
Masa depan Massimiliano Allegri terancam

Hal tersebut mencuat ke publik lantaran Signora Omicidi harus takluk di tangan AC Milan melalui adu drama penalti dalam partai Piala Super Italia. Dengan demikian, para petinggi klub memberikan sedikit peringatan kepada sosok pria yang kini telah menginjak usia 49 tahun itu untuk memperbaiki performa Juve. Bahkan para petinggi klub mengingatkan agar gelar juara Serie A dapat dipertahankan dan dapat melaju lebih jauh di kancah UCL, walaupun pada akhirnya tak dapat juara.

Massimiliano Allegri

Masa Depan Allegri Ditentukan di Liga Champions

Liga Italia

Posisi Massimiliano Allegri sebagai manajer Juventus sedikit terganggu. Mengingat pada pekan lalu, Nyonya Tua tak mampu keluar sebagai juara Supercoppa Italiana, setelah takluk ditangan AC Milan melalui adu penalti. Masa depan Allegri akan ditentukan oleh langkah Juventus di kancah Liga Champions musim ini.

Massimiliano Allegri
masa depan Massimiliano Allegri terancam

Tak hanya kegagalan membawa I Bianconeri meraih gelar juara Piala Super Italia saja, melainkan Allegri juga sedikit terlibat sebuah konflik terhadap dua petinggi Juventus, Fabio Paratici dan Beppe Marotta. Keributan tersebut tertangkap kamera saat setelah menerima medali runner-up Supercoppa Italiana.

Sejumlah media setempat mengabarkan, bahwa mantan pelatih Milan tersebut langsung mendapatkan panggilan khusus oleh para jajaran manajemen I Bianconeri untuk membicarakan kelanjutan masa depannya.

Kekalahan ditangan Milan dalam partai puncak Piala Super Italia membuat manajemen klub merasa kecewa. Sehingga, pihak klub langsung memberikan target kepada Allegri, yakni agar mampu membawa klub meraih gelar Scudetto dan juga Coppa Italia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Para petinggi Juventus pun juga menyatakan bahwa Allegri harus mampu membawa Juve melangkah sejauh mungkin di kancah Liga Champions. Walaupun tidak mampu juara di musim ini. Setidaknya tidak mengalami kekalahan oleh tim yang notabenenya berada dibawah level Juve.

Juventus sendiri akan menghadapi FC Porto di babak 16 besar. Leg pertama akan dilangsungkan di Estádio Do Dragão, pada tanggal 23 Februari 2017 mendatang. Sementara, leg kedua akan dihelat di Juventus Stadium pada tanggal 15 Maret 2017. Tentu, laga tersebut akan menjadi pertarungan yang sangat penting untuk Allegri. Apabila gugur, maka kemungkinan sosok pelatih berusia 48 tahun akan dipecat, walaupun nantinya dapat kembali mempersembahkan gelar Coppa Italia dan Scudetto.

Chiellini Berharap Juventus Mampu Meraih Treble

Juventus harus keluar sebagai runner up di ajang Piala Super Italia, setelah tak mampu mengalahkan AC Milan di partai puncak. Namun walaupun Juve gagal meraih gelar juara Supercoppa Italiana, Giorgio Chiellini menyakini bahwa timnya mampu langsung bangkit dan gemilang di Serie A, Coppa Italia dan tentu Liga Champions.

Chiellini
Chiellini ungkap Juventus akan segera bangkit

Bek tim Nasional Italia tersebut bercermin pada dua tahun lalu. Dimana, Juventus juga mengalami kekalahan di partai final Piala Super Italia kala berhadapan dengan Napoli. Namun, dibalik kekalahan tersebut, Si Nyonya Tua mampu mencapai final di Liga Champions, walau harus kandas di tangan Barcelona.

“Saya merasa, bahwa kekalahan saat melawan AC Milan di final Supercoppa Italiana terdapat hikmah yang baik untuk kami. Karena kami selalu belajar dari kekalahan. Saya ingat, bahwa dua tahun lalu, kami juga kalah di partai puncak. Namun, setelah itu, kami langsung bangkit dan mampu menembus hingga final Liga Champions. Kami juga mampu meraih gelar Serie A dan Coppa Italia,” ujar Chiellini.

“Tentu, untuk mencapai hal yang sama di dua musim lalu, kita harus terus bekerja keras dan terus berkembang di setiap laganya. Masa lalu adalah sebuah pelajaran yang berharga. Kami akan menikmati perjalanan masa depan layaknya dua tahun yang lalu,” tutup bek sentral berkebangsaan Italia tersebut.

Buffon: Kita Belajar Dari Kekalahan

Kapten Juventus, Gianluigi Buffon mengungkapkan, bahwa dirinya merasa kecewa akan kekalahan di partai final kala berhadapan dengan AC Milan. Namun, kekalahan tersebut justru menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk kedepannya.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa kami belajar dari kekalahan

“Kekalahan memang terasa menyakitkan dan mengecewakan. Tetapi, kami belajar dari kekalahan, demi masa depan yang cemerlang. Sehingga, kami tidak akan terlarut lebih dalam dan langsung bangkit,” ujar Buffon.